Motif Tumpal pada Batik: Sejarah, Arti, Filosofi dan Jenisnya

Motif-motif tumpal. sumber. kursusjahityogya.blogspot.com

Motif tumpal adalah ragam hias khas pada batik-batik pesisir yang membedakannya dengan batik dari keraton. Motif ini adalah salah satu budaya yang diserap dari kebudayaan India. Tumpal sendiri memiliki sejarah, arti, filosofi dan jenisnya.

Menurut Kbbi.web.id, tumpal adalah kata benda yang mempunyai arti motif batik dengan lukisan tiga setrip yang berjajar (pada sarung dan sebagainya). Namun, pengertian dari KBBI dirasakan penulis masih kurang penjelasannya.

Mengutip Keeksotisan Batik Jawa Timur, tumpal adalah ciri khas pada batik yang dipakai masyarakat umum atau batik folklore menurut buku tersebut. Seperti yang kita ketahui, perkembangan batik berawal dari keraton. Namun, pada beberapa daerah yang jauh dari keraton, batik juga berkembang sesuai masyarakat pendukungnya.

Sejarah Motif Tumpal dan Filosofinya

Tumpal pada batik yang berkembang di luar keraton dan di daerah pesisir adalah hasil inspirasi dari budaya tekstil india. Harmen C. Veldhuisen dalam bukunya Batik Belanda, menyebutkan pada sekitar abad ke-16 kapal dagang Belanda membawa kain-kain India dari pantai Koromandel.

Kain Serasa, kain asal India yang diperdagangkan di Kepulauan Nusantara. (Sumber:Kompasiana.com)

Kain Serasa, kain asal India yang diperdagangkan di Kepulauan Nusantara. Terlihat motif-motif yang mengelilingi motif utama berbentuk seperti tumpal. (Sumber:Kompasiana.com)

Kain-kain tersebut dikenal dengan nama Serasah, Kumitir atau Sembagi di daerah Jawa. Ciri khas kain-kain tersebut memiliki motif hiasan seperti segitiga yang membatasi di bagian depan dan belakang kain.

Motif hiasan pada kain Serasah itu seperti motif tumpal yang kita kenal sekarang.

Foto koleksi Tropenmuseum ini menggambarkan perempuan sedang membatik di daerah Jawa Tengah, namun tanggal pengambilan foto tidak diketahui. Salah satu di antara pembatik tersebut, sedang membatik motif tumpal. (sumber:wikimedia.com)

Foto koleksi Tropenmuseum ini menggambarkan perempuan sedang membatik di daerah Jawa Tengah, namun tanggal pengambilan foto tidak diketahui. Salah satu di antara pembatik tersebut, sedang membatik motif tumpal. (sumber:wikimedia.com)

Foto ini menggambarkan kondisi pengrajin batik pada masa kolonial. Terlihat batik-batik yang dihasilkan bermotif tumpal. (Sumber:sejarahri.com)

Foto ini menggambarkan kondisi pengrajin batik pada masa kolonial. Terlihat batik-batik yang dihasilkan bermotif tumpal. (Sumber:sejarahri.com)

Bagi masyarakt pendukungnya, motif tumpal mempunyai filosofi penolak bala karena gambar segitiga runcing itu dilambangkan sebagai gigi buaya.

Jenis Peletakan Tumpal

Pada zaman dahulu, penggunaan motif tumpal dibedakan dari jenis kelamin yang memakainya. Pada penggunaan kain panjang misalnya, tumpal diletakkan di bagian belakang oleh pemakai laki-laki. Sedangkan tumpal diletakkan di bagian depan oleh pemakai perempuan.

Potret kedua pria di Jawa pada masa kolonial, pria di sebelah kanan memakai batik bermotif tumpal. (Sumber:Phesolo.wordpress.com dan KITLV.nl)

Potret kedua pria di Jawa pada masa kolonial, pria di sebelah kanan memakai batik bermotif tumpal. (Sumber:Phesolo.wordpress.com dan KITLV.nl)

Motif Tumpal yang berada di posisi tengah pada batik pesisir. (Sumber: batikplatform.com)

Motif Tumpal yang berada di posisi tengah pada batik pesisir. (Sumber: batikplatform.com)

Peletakan tumpal pada kain batik sendiri tempatnya bermacam-macam. Ada yang gambar di bagian sisi kiri dan kanan kain, digambar di bagian tengah kain, dan digambar di sisi atas dan bawah kain.

Motif Tumpal pada batik Cirebon ini berada mengelilingi ragam hias utama. (Sumber:batikshuniyya.wordpress.com)

Motif Tumpal pada batik Cirebon ini berada mengelilingi ragam hias utama. (Sumber:batikshuniyya.wordpress.com)

Jenis-jenis tumpal yang dikenal pada batik pesisirannya adalah tumpal sorot (pucuk rebung), tumpal cepet (tumpal kombinasi), tumpal buk, tumpal bendera, tumpal kopi susu dan seritan atau tompal sariden dalam dialek Madura.

 Tumpal Pada Zaman Modern

Perkembangan batik pada saat ini tidak hanya untuk digunakan sebagai kain panjang yang menutupi pinggang hingga mata kaki.

Kate Middleton menggunakan batik motif tumpal. (Sumber:kehidupannegeriraya.wordpress.com)

Kate Middleton menggunakan batik motif tumpal. (Sumber:kehidupannegeriraya.wordpress.com)

Penggunaan batik pada saat ini lebih bervariasi dengan dijahit menjadi kemeja dan macam-macam bentuk pakaian perempuan.

Penggunaan tumpal juga menjadi bervariasi, namun kebanyakan tumpal masih diletakkan pada bagian tengah atau kancing di pakaian modern.

Penutup

Semoga artikel ini dapat menambahkan pengetahuan mengenai ragam informasi batik Indonesia.

Mari ketahui filosofi dan makna dalam motif-motif batik Cirebon!

Pesan, saran dan kritikmu turut membangun website ini!

error: Maaf, konten terproteksi.