Baju tari tradisional adalah perlengkapan wajib di mana setiap penampilan tarian tradisional. Baju memegang peranan penting dalam setiap pagelaran karena penonton akan langsung melihat baju apa yang dipakai oleh penari atau pemain musik. Baju yang indah dan nyaman tentunya akan menambah kesan bagus dan memperlihatkan persiapan yang mantap.

Terdapat dua aspek dalam menentukan kualitas baju atau pakaian tarian tradisional. Pertama adalah keindahan dan yang kedua adalah kenyamanan. Baju tari yang indah, dijahit dengan baik dan awet membuat penonton terpukau dan terkesan karena penonton akan percaya bahwa sanggar tari/penari berkualitas. Aspek kenyamanan membuat penari dapat bergerak leluasa, sehingga menjadikan tarian lebih hidup dan gemulai.

Kami menyediakan baju tradisional yang mengedepankan kedua aspek tersebut. Indah dan nyaman. Kami bekerjasama dengan penjahit-penjahit ahli yang telah berpengalaman dalam menciptakan pakaian-pakaian tari tradisional dan adat daerah.

Beberapa hal yang harus diingat dalam pemesanan baju tradisional dan adat kami, di antaranya:

  1. Kami menerima segala baju tari tradisional yang pelanggan inginkan;
  2. Pembuatan membutuhkan waktu rata-rata 3 – 4 minggu tergantung tingkat kesulitan;
  3. Harga bervariatif tergantung spesifikasi yang diinginkan.

Kami telah merangkum baju-baju tari tradisional yang telah terkenal di masyarakat, mari disimak!

Flyer Baju Tari Tradisional Rachna SandikaFlyer Baju Tari Tradisional Rachna Sandika 1Flyer Baju Tari Tradisional Rachna Sandika 2

Busana Tari Pendet

Tari Pendet adalah tari khas Bali.

Tari Pendet adalah tari yang telah berkembang di Bali sejak 1960an. Tarian ini biasa ditarikan pada saat penyambutan tamu-tamu terhormat dan upacara keagamaan di pura. Tarian ini sangat terkenal dan menjadikan sebuah ikon bagi Pulau Bali. Pada 2009 tarian ini menjadi perbincaangan hangat karena negara Malaysia pernah mencantumkan tarian pendet di salah satu iklan pariwisata mereka.

Busana tari Pendet sendiri memiliki beberapa unsur, di antaranya:

  • Kemben

Kemben adalah kain yang digunakan sebagai penutup badan mulai dari dada hingga pinggang. Biasanya warna kemben terlihat sangat mencolok dan kontras, seperti berwarna merah dan gold atau warna lain yang serasi dengan keseluruhan properti tari pendet.

  • Tapih

Tapih adalah kain jarik yang dikenakan sebagai bawahan para penari, biasanya tapih tersebut dihiasi dengan motif batik crapcrap lalu dikencangkan dengan sabuk stagen.

  • Selendang

Selendang adalah kain yang dililitkan dan bagian dari kostum yang digunakan dengan cara melilitkan pada tubuh penari. Selendang ini biasa disebut dengan nama Kacrik Prade dengan warna dominan merah ataupun kuning.

Baju Tari Tradisional Remo

Tari Remo asal Jombang yang mendunia.

Tari Remo asal Jombang yang mendunia. sumber: kisahasalusul.blogspot.com

Tari Remo adalah tarian kebangaan masyarakat Jawa Timur. Tari Remo tercipta dari sekelompok masyarakat yang berprofesi sebagai penari keliling atau tledhek di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Tari ini pada awalnya hanya sebagai pembuka kesenian Ludruk. Namun, perkembangan zaman membuat tari Remo menjadi tarian penyambut tamu-tamu istimewa dalam acara-acara resmi.

Baju tari tradisional Remo mempunyai ciri khas tersendiri di lingkungan Jawa Timur, beberapa yang dapat kami rangkum di antaranya:

Tari Tradisional Remo/Baju tari Remong yang berasal dari Surabayaan dan Gaya Sawunggaling

Baju Tari Tradisional Remo/Baju tari Remong yang berasal dari Surabayaan dan Gaya Sawunggaling. sumber: slideshare.net/@lucious Maji

Ciri gaya busana Surabayan tari tradisional Remo/Remong, dapat dilihat dari gambar di atas. Penjabarannya sebagai berikut:

  • Baju tanpa kancing yang berwarna hitam dengan hiasan berwarna emas;
  • Celana sepanjang lutut/hingga setengah betis dengan dilapisi sarung batik pesisiran;
  • Mengenakan stagen yang dihiasi keris dengan diselipi di punggung penari;
  • Mengenakan slendang yang yang disematkan di pinggang dan di bahu penari;
  • Mengenakan ikat kepala merah dan gelang kaki berbantul;

Ciri gaya busana Sawunggaling hanya berbeda pada baju yang berwarna putih. Hal tersebut karena mengikuti ciri khas kerajaan.

Sawunggaling sendiri berasal dari seorang tokoh Raden Mas Tumenggung Sawunggaling yang berjuang melawan penjajah Belanda pada masanya.

Baju tari tradisional Remo yang khas Malangan dan Jombangan

Baju tari tradisional Remo yang khas Malangan dan Jombangan. sumber slideshare.net/@Lucyous Maji

Ciri khas baju tari tradisional Remo khas Malangan menggunakan celana sepanjang mata kaki.

Sedangkan, ciri khas baju tari tradisional Remo khas Jombangan menggunakan rompi yang seperti dimiliki tentara-tentara kerajaan Jawa zaman dahulu.

Baju tari tradisional Remo untuk penari putri

Baju tari tradisional Remo untuk penari putri. sumber: slideshare.net/@lucyous maji.

Baju tari tradisional Remo untuk penari putri memiliki dua jenis:

Pertama, baju yang menggunakan mekak hitam (penutup dada) dan rapak (untuk menutupi pingang hingga lutut). Hiasan kepala penari dapat memakai sanggul.

Sedangkan, untuk gaya yang lain dengan menggunakan rompi dapat mengenakan penutup kepala khas seperti busana tari laki-laki.

 Baju Tari Tradisional Cikeruhan

Tari Cikeruhan adalah tarian kebangaan masyarakat Jawa Barat

Tari Cikeruhan adalah tarian kebangaan masyarakat Jawa Barat. sumber: tribunnews.com

Tari Cikeruhan adalah tari pergaulan di lingkungan masyarakat pendukungnya.

Ada dua cerita mengenai asal usul tari Cikeruhan .

Pertama adalah cerita tentang orang-orang yang berjalan kaki mengangkat padi ke lumbung sambil menari sebagai wujud rasa syukur ke Dewi Sri Pohaci. Asal usul iniberasal dari wawancara Bapak Supriatna, Ketua Sanggar Motekar.

Kedua adalah tari tradisional yang dibawakah oleh pangeran Sumedang. Nama awalnyna juga diambil dari nama lagu yang mengiringi ketuk tilu gaya Bandung. Cikeruhan adalah salah satu bentuk lain dari ketuk tilu (Munajar, 1995:37)

Karena ini tari pergaulan, ada dua jenis busana yang berbeda. Busana untuk penari perempuan dan penari laki-laki.

Untuk penari perempuan, di antaranya:

  • Baju kurung yang berkonsep kebaya;
  • Kain batik yang menutupi pinggung hingga lutut;
  • Ikat pinggang;
  • Hiasana kepala disanggul;
  • Selendang yang disampirkan di bahu.

Untuk penari laki-laki, di antaranya:

  • Kaus dalaman berwarna hitam;
  • Kaus luaran yang berlengan panjang, yang warnanya senada dengan celana;
  • Celana panjang semata kaki;
  • Sebuah ikat pinggang berupa kain yang dililit, atau kain sarung yang dililit dari pinggang hingga di atas lutut;
  • Ikat kepala, khas sunda;

Busana Tari Tradisional Gambyong

Contoh baju Tari Gambyong yang kami sediakan

Tari Gambyong adalah tarian yang berasal dari Jawa Tengah. Konon, tarian ini berasal dari nama penarinya, Gambyong. Gambyong terkenal sebagai penari yang sangat cantik, gerakannya lemah gemulai dan menghibur setiap penontonnya. Namanya terkenal sehingga diundang oleh Sultan Paku Buwono VI untuk menari di Keraton Surakarta.

Tarian ini sekarang banyak ditarikan sebagai tari penyambutan di acara-acara resmi. Juga menjadi tarian promosi dari Provinsi Jawa Tengah.

Busana tari Gambyong terdiri dari:

  • Mekak, yang dipakai untuk menutupi dada hingga pinggang penari. Biasanya menggunakan warna hijau atau cerah lainnya;
  • Kain batik yang dililitkan di pinggang hingga ke mata kaki;
  • Selendang yang dikalungkan pada leher penari atau digunakan seperti pada gambar. Biasanya menggunakan warna kuning;
  • Sabuk untuk mengencangkan kain batik yang dililitkan di pinggang penari;
  • Perhiasan seperti gelang dan kalung;
  • Rambut disanggul.

Busana Tari Gandrung

Tari Gandrung berasal dari Banyuwangi. Sumber: Kemenpar.go.id

Tari Gandrung berasal dari Banyuwangi. Sumber: Kemenpar.go.id

Tari Gandrung adalah tarian tradisional dari Banyuwangi. Tari ini sejenis dengan tari Ketuk Tilu dari Jawa Barat, tari Tayub dari Jawa Tengah dan tariLlengger dari Banyumas yang ditarikan dengan berpasang-pasangan. Tarian ini pada awalnya ditarikan sebagai rasa syukur terhadap hasil panen. Namun, sekarang tarian ini dapat ditemui pada pesta perkawinan, pethik laut, khitanan, tujuh belasan dan acara-acara resmi maupun tak resmi lainnya baik di Banyuwangi.

Busana tari Gandrung terdiri dari:

  • Di bagian tubuh memakai baju yang berbahan beludru berwarna hitam, dihias dengan ornamen kuning emas, serta manik-manik yang mengkilat dan berbentuk leher botol yang melilit leher hingga dada;
  • Di bagian leher dipasang ilat-ilatan yang menutup tengah dada;
  • Di bagian lengan, keduanya dihias dengan satu buah kelat bahu dan bagian pinggang dihias dengan ikat pinggang dan sembong serta diberi hiasan kain berwarna-warni sebagai pemanisnya;
  • Di bagian bahu mengenakan selendang;
  • Di bagian kepala dihiasi oleh omprok, sejenis makhota yang terbuat dari kulit kerbau berbentuk beragam. Omprok juga dihiasi dengan bunga yang disebut cundhuk mentul di atasnya dan dipasang hio;
  • Bagian pinggang kebawah menggunakan kain batik dengan corak beragam. Corak-corak yang sering dipakai adalah corak gajah oling, yang bergambar corak tumbuhan dengan belalai gajah di atas kain berwarna dasar putih;
  • Properti lainnya adalah kipas.

Busana Tari Burung Enggang

Tari Burung Enggang adalah tarian tradisional Suku Dayak Kenyah.

Tari Burung Enggang adalah tarian tradisional yang berasal dari Kalimantan Timur. Tarian ini dinamakan tari Burung Enggang karena gerakan dari tarian ini menyimbolkan kehidupan sehari-hari burung enggang. Menurut kepercayaan orang Dayak kenyah, nenek moyang mereka berasal dari lungit dan turun ke bumi menyerupai burung enggang. Tarian ini tidak hanya sekadar hiburan tapi memiliki makna sebagai penghormatan suku Dayak Kenyah terhadap leluhur-leluhur mereka.

Busana tari Burung Enggang cukup simple, di antaranya:

  • Kostum yang digunakan berupa busana adat Dayak dan ikat kepala yang di hiasi dengan bulu burung Enggang;
  • Properti yang digunakan adalah bulu burung Enggang yang di ikatkan di jari tangan seperti cincin.

Busana Tari Payung

Tari Payung melambangkan kasih sayang antara laki-laki dan perempuan. Gerakan tariannya pun menghibur dan mengkisahkan perjalanan cinta kasih. Payung adalah simbol perlindungan yang diberikan oleh seorang laki-laki, sedangkan penari perempuan menggunakan selendang sebagai simbol penerimaan dan kesetiaan. Tari ini biasanya ditarikan oleh 3 – 4 pasang penari. Hingga saat ini, banyak diselenggarakan pada upacara pernikahan.

Baju tari Payung di antaranya:

  • Penari Wanita menggunakan pakaian adat Minang yang terdiri dari baju kurung, kain songket dan hiasan kepala;
  • Penari pria menggunakan baju lengan panjang, celana panjang dan dilengkapi sarung songket dan kopiah khas melayu.

Busana Tari Radap Rahayu

Contoh Baju Tari Radap Rahayu yang kami sediakan.

Tari Radap Rahayu berasal dari dua kata radap yang berarti bersama-sama atau berkelompok dan rahayu berarti kebahagiaan atau kemakmuran. Tarian ini pada awalnya bersifat ritual penolak bala bagi masyarakat Banjarmasin. Seiring dengan perkembangan zaman, tarian ini ditampilkan pada acara-acara pernikahan dan pembukaan acara resmi.

Tata busana tarian Radap Rahayu di antaranya:

  • Mengenakan baju layang dan selendang;
  • Dilengkapi dengan tempat beras kuning dan bungai rampai;
  • Mengenakan hiasan kepala berupa bunga yang dirangkai.

Busana Tari Topeng Betawi

Tari Topeng banyak dimiliki oleh suku-suku di Indonesia. Pada foto di atas adalah tari topeng yang berasal dari suku Betawi.

Tari Topeng Betawi atau yang dikenal juga Ronggeng Topeng adalah kesenian yang dahulu sering dimainkan di daerah Jakarta. Biasanya, tarian ini menjadi bagian dari pertunjukan Topeng Betawi. Pertunjukan Topeng Betawi dimainkan oleh seniman yang memiliki cerita tentang kritik namun dikemas bersama banyolan.

Pertunjukan Topeng Betawi dahulu tidak menggunakan panggung tetapi hanya tanah biasa dengan properti lampu minyak bercabang tiga dan gerobak kostum yang diletakkan ditengah arena. Baru padaTahun 1970-an dimainkan di atas panggung dengan properti sebuah meja dan dua buah kursi. Dahulu, tari topeng baru keluar sebagai penutup pertunjukan, namun sekarang sebagai pembukaan pertunjukan.

Perlengkapan baju tari Topeng, di antaranya:

  • Baju lengan panjang yang berwarna cerah dan dihias dengan penutup dada;
  • Kain yang senada dengan warna baju;
  • Penutup kepala;
  • Topeng.

(Mohon maaf kami belum dapat menyiadakan kostum tari betawi ini.)

Baju Tari Piring

Busana pada tari piring terbagi menjadi dua jenis, yaitu busana untuk penari pria dan busana untuk penari wanita. Penjelasannya sebagai berikut:

Busana Penari Pria

  1. Busana rang mudo (baju gunting Cina). Ciri busana ini dengan lengan baju yang cukup lebar serta hiasan missia (rende emas) yang ditempelkan pada bagian lengan.
  2. Sisamping adalah sebuah kain yang dililitkan pada pinggang sampai sebatas lutut penari.
  3. Cawek Pinggang adalah ikat pinggang yang diujungnya berumbai.
  4. Saran gelembong, adalah celana baju tari piring. Biasanya memiliki warna yang sama dengan pakaian rang mudo. Celana ini juga umumnya agak besar.
  5. Destar atau kain penutup kepala. Biasanya destar khas Sumatera Barat berbentuk segitiga.

Busana Penari Wanita

  1. Pakaian tari piring untuk penari perempuan berbentuk baju kurung berbahan kain satin atau beludru.
  2. Kain songket dipakai sebagai bawahan.
  3. Untuk mempercantik, penari juga dapat mengenakan selendang songket yang dipakai di tubuh sebelah kiri.
  4. Kepala penari perempuan menggunakan tikulak tanduk balapak, yaitu sebuah penutup kepala wanita Minangkabau yang bentuknya menyerupai tanduk kerbau.
  5. Hiasan lainnya adalah kalung gadang yang berbentuk bongkahan-bongkahan besar membentuk sebuah kalung.

Baju Tari Bajidor Kahot

Contoh Kostum Tari Bajidor Kahot yang kami sediakan.

Tari Bajidor Kahot adalah sebuah tari kreasi baru dari Jawa Barat sekitar tahun 2000-an. Tari ini memadukan gerakan Tari Tekuk Tilu dan Tari Jaipongan. Tari ini adalah tari pergaulan di daerah Jawa Barat.

Busana yang diguankaan untuk tari ini berupa:

  1. Baju kebaya khas pasundan yang berwarna cerah dan pas dipakai oleh tubuh;
  2. Kipas untuk tari;
  3. Selendang;
  4. Ikat kepala ;
  5. Kain atau celana yang bernuansa sama dengan kebaya yang digunakan.
error: Maaf, konten terproteksi.